Cerdas Obat Sigap Darurat: Penggunaan Obat Rasional dan Kesiapsiagaan Kedaruratan di Desa Karangkemiri
DOI:
https://doi.org/10.62951/svargapena.v3i3.230Keywords:
Emergency Response, Fire Emergency, Health Education, Medication Use, PreparednessAbstract
Public knowledge regarding the correct use of medication and preparedness for emergencies, such as fires and snakebites, still needs to be improved, especially in rural areas such as Karangkemiri Village, Pekuncen District, Banyumas Regency. Inappropriate medication use and minimal education regarding Certain Medications (OOT) that are at risk of misuse, coupled with low community preparedness in dealing with fires and encounters with snakes, prompted the implementation of a community service program entitled "Smart Medication, Emergency Alert". This activity aims to increase the knowledge and preparedness of the Karangkemiri Village community regarding the safe and rational use of medication, the dangers of OOT, prevention and initial handling of fires, and appropriate actions when encountering snakes. The implementation method is in the form of health counseling or education with interactive lectures, questions and answers, and discussions, involving speakers from the Banyumas Food and Drug Monitoring Agency (BPOM) and the Wangon Fire Department (Damkar), and attended by 75 participants from the Karangkemiri Village community. The results of the activity showed high participant enthusiasm, active participation in the question and answer session, and increased understanding of the DAGUSIBU principles, OOT risks, initial steps in fire management, and safe behavior when dealing with snakes, as observed from participant observations and feedback during the activity. This activity was concluded to be able to increase community awareness and preparedness, so it is recommended to be implemented sustainably and expanded to other villages as a community-based promotive and preventive effort.
References
Al Rahmad, A. H., & Almunadia, A. (2017). Pemanfaatan media flipchart dalam meningkatkan pengetahuan ibu tentang konsumsi sayur dan buah. Jurnal Kedokteran Syiah Kuala, 17(3), 140–146. https://doi.org/10.24815/jks.v17i3.9062
Amiruddin, J. F., Septio, B., & Zahra, N. A. (2023). Edukasi bencana kebakaran terhadap peningkatan pengetahuan pengurus Karang Taruna RW. 02 Cipayung. Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat, 4, SNPPM2023BRL-100.
Araafi, A., Fauziah, E. A., Mauliyand, S., & Hasibuan, A. (2024). Analisis kesiapsiagaan di fasilitas pelayanan kesehatan terhadap tanggap darurat bencana kebakaran. Alahyan Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin, 2(1), 105–110. https://doi.org/10.61492/ecos-preneurs.v2i1.111
Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia. (2026a). Aksi nasional pencegahan penyalahgunaan Obat-Obat Tertentu, galang komitmen 33 UPT BPOM dan tindak OOT ilegal Rp398 miliar. https://www.pom.go.id/berita/aksi-nasional-pencegahan-penyalahgunaan-obat-obat-tertentu-galang-komitmen-33-upt-bpom-dan-tindak-oot-ilegal-rp398-miliar
Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia. (2026b). BPOM perketat pengawasan Obat-Obat Tertentu yang sering disalahgunakan. https://www.pom.go.id/siaran-pers/bpom-perketat-pengawasan-obat-obat-tertentu-yang-sering-disalahgunakan
Danduru, D., & Zamli, Z. (2025). Penyuluhan pengelolaan obat di rumah tangga melalui DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan, dan Buang) obat dengan baik dan benar. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 3(6), 2697–2704. https://doi.org/10.59837/jpmba.v3i6.2802
Irawan, B., Handayani, N., & Qurrotaini, L. (2024). Edukasi mitigasi bencana kebakaran di Sekolah Dasar Islam Plus Baitul Maal. PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat, 9(2), 272–278. https://doi.org/10.33084/pengabdianmu.v9i2.5933
Maulina, N., Hakim, A., Fitriyani, F., & Ma’arif, B. (2023). Sosialisasi dan edukasi DAGUSIBU pada kelompok ibu rumah tangga di Kecamatan Dau. Jurnal Pengabdian Pendidikan Masyarakat (JPPM), 4(1), 47–51. https://doi.org/10.52060/jppm.v4i1.1056
Melati, N. P., & Putri, E. C. (2025). Quasi-experimental study on the level of knowledge of fire emergency response to health workers at Tanah Abang Community Health Center 2023. Formosa Journal of Science and Technology, 4(3), 957–972. https://doi.org/10.55927/fjst.v4i3.39
Na’imah, J., Nasyanka, A. L., & Aulia, R. (2020). Monitoring pengetahuan tanya 5O dan DAGUSIBU obat yang benar pada ibu PKK RT/RW 003/003 Desa Kedanyang, Kebomas, Gresik. Academics in Action: Journal of Community Empowerment, 2(1), 12–20. https://doi.org/10.33021/aia.v2i1.1102
Nasir, N. H., Awaliyah, N., & Juliansyah, R. (2021). DAGUSIBU education (get, use, save and dispose) medicines in Puasana Village, North Moramo District, South Konawe Regency. Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat, 2(2), 40–45. https://doi.org/10.35311/jmpm.v2i2.29
Nining, N., & Yeni, Y. (2019). Edukasi dan sosialisasi gerakan masyarakat cerdas menggunakan obat (Gema Cermat). Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (Indonesian Journal of Community Engagement), 5(1), 36–48. https://doi.org/10.22146/jpkm.32434
Octavia, D. R., Susanti, I., & Negara, S. B. M. K. (2020). Peningkatan pengetahuan masyarakat tentang penggunaan dan pengelolaan obat yang rasional melalui penyuluhan DAGUSIBU. GEMASSIKA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(1), 23–39. https://doi.org/10.30787/gemassika.v4i1.401
Puspaningtyas, N. W., Dewi, R., & Imanadhia, A. (2022). Gigitan ular: Manajemen terkini. Journal of the Indonesian Medical Association, 72(2), 97–104. https://doi.org/10.47830/jinma-vol.72.2-2022-386
Puspodari, Himawanto, W., Junaidi, S., Atrup, Sukmana, A. A., Lusianti, S., & Kurniawan, R. Q. (2024). Edukasi pertolongan pertama kegawatdaruratan pada gigitan ular. Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan dan Sains, 2(1), 57–62. https://doi.org/10.29407/abhipraya.v2i1.24299
Rachmania, D., & Ludyanti, L. N. (2022). Peningkatan kemampuan masyarakat dalam pertolongan pertama gigitan ular. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bestari, 1(7), 641–650. https://doi.org/10.55927/jpmb.v1i7.1607
Rosyadi, A. (2026). Cerdas kelola obat: Edukasi DAGUSIBU bagi penunggu obat di rumah sakit. BESIRU: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(2), 264–270. https://doi.org/10.62335/besiru.v3i2.2377
Sambara, J., Yuliani, N. N., & Bureni, Y. (2014). Tingkat pengetahuan dan pemahaman masyarakat tentang penggunaan obat yang benar di Kota Kupang tahun 2014. Jurnal Info Kesehatan, 12(1), 601–613.
Sari, M. P., Barlian, A. A., Muldiyana, T., & Ulfa, R. M. (2025). Upaya edukasi kesehatan dalam meningkatkan pengetahuan penggunaan obat yang benar dan aman pada siswa SMA untuk mencegah risiko penggunaan obat yang salah. Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M), 6(3), 912–924. https://doi.org/10.33474/jp2m.v6i3.23951
Supardi, S., Notosiswoyo, M., & Sampurno, O. D. (2012). Kajian peraturan perundang-undangan tentang pemberian informasi obat dan obat tradisional di Indonesia. Jurnal Kefarmasian Indonesia, 2(1), 20–27.
Trifianingsih, D. A. (2022). Kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana kebakaran di Kota Banjarmasin. Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI), 7(1), 1–10. https://doi.org/10.51143/jksi.v7i1.301
Yanti, S. I., Rohenti, I. R., Okzelia, S. D., & Shoaliha, M. (2024). Edukasi dapatkan, gunakan, simpan dan buang (DAGUSIBU) obat pada masyarakat secara home pharmacy care. Idea Pengabdian Masyarakat, 4(2), 150–156. https://doi.org/10.53690/ipm.v4i02.284
Yosmar, R., Permatasari, D., & Fitria, N. (2023). Edukasi DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan, dan Buang) obat untuk masyarakat Karang Taruna, Jorong Malana Ponco, Tanah Datar. Warta Pengabdian Andalas, 30(3), 545–553. https://doi.org/10.25077/jwa.30.3.545-553.2023
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Svarga Pena : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










