Cerdas Obat Sigap Darurat: Penggunaan Obat Rasional dan Kesiapsiagaan Kedaruratan di Desa Karangkemiri

Authors

  • Gita Sabrina Aulia Universitas Ibnu Sina Ajibarang
  • Indira Pipit Miranti Universitas Ibnu Sina Ajibarang
  • Zaenudin Zaenudin Universitas Ibnu Sina Ajibarang
  • Asni Nur Hidayah Universitas Ibnu Sina Ajibarang
  • Putri Dwi Utami Universitas Ibnu Sina Ajibarang
  • Fatichatul Hidayah Universitas Ibnu Sina Ajibarang
  • Dian Salisatun Nur Fatihah Universitas Ibnu Sina Ajibarang
  • Dinu Afriana Riza Universitas Ibnu Sina Ajibarang
  • Maria Adelia Universitas Ibnu Sina Ajibarang
  • Teska Aulia Putri Mahesi Universitas Ibnu Sina Ajibarang
  • Putri Aulia Nurul Latifah Universitas Ibnu Sina Ajibarang
  • Arum Setyaning Ramadhani Universitas Ibnu Sina Ajibarang
  • Alifah Itsna Nuraini Universitas Ibnu Sina Ajibarang

DOI:

https://doi.org/10.62951/svargapena.v3i3.230

Keywords:

Emergency Response, Fire Emergency, Health Education, Medication Use, Preparedness

Abstract

Public knowledge regarding the correct use of medication and preparedness for emergencies, such as fires and snakebites, still needs to be improved, especially in rural areas such as Karangkemiri Village, Pekuncen District, Banyumas Regency. Inappropriate medication use and minimal education regarding Certain Medications (OOT) that are at risk of misuse, coupled with low community preparedness in dealing with fires and encounters with snakes, prompted the implementation of a community service program entitled "Smart Medication, Emergency Alert". This activity aims to increase the knowledge and preparedness of the Karangkemiri Village community regarding the safe and rational use of medication, the dangers of OOT, prevention and initial handling of fires, and appropriate actions when encountering snakes. The implementation method is in the form of health counseling or education with interactive lectures, questions and answers, and discussions, involving speakers from the Banyumas Food and Drug Monitoring Agency (BPOM) and the Wangon Fire Department (Damkar), and attended by 75 participants from the Karangkemiri Village community. The results of the activity showed high participant enthusiasm, active participation in the question and answer session, and increased understanding of the DAGUSIBU principles, OOT risks, initial steps in fire management, and safe behavior when dealing with snakes, as observed from participant observations and feedback during the activity. This activity was concluded to be able to increase community awareness and preparedness, so it is recommended to be implemented sustainably and expanded to other villages as a community-based promotive and preventive effort.

References

Al Rahmad, A. H., & Almunadia, A. (2017). Pemanfaatan media flipchart dalam meningkatkan pengetahuan ibu tentang konsumsi sayur dan buah. Jurnal Kedokteran Syiah Kuala, 17(3), 140–146. https://doi.org/10.24815/jks.v17i3.9062

Amiruddin, J. F., Septio, B., & Zahra, N. A. (2023). Edukasi bencana kebakaran terhadap peningkatan pengetahuan pengurus Karang Taruna RW. 02 Cipayung. Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat, 4, SNPPM2023BRL-100.

Araafi, A., Fauziah, E. A., Mauliyand, S., & Hasibuan, A. (2024). Analisis kesiapsiagaan di fasilitas pelayanan kesehatan terhadap tanggap darurat bencana kebakaran. Alahyan Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin, 2(1), 105–110. https://doi.org/10.61492/ecos-preneurs.v2i1.111

Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia. (2026a). Aksi nasional pencegahan penyalahgunaan Obat-Obat Tertentu, galang komitmen 33 UPT BPOM dan tindak OOT ilegal Rp398 miliar. https://www.pom.go.id/berita/aksi-nasional-pencegahan-penyalahgunaan-obat-obat-tertentu-galang-komitmen-33-upt-bpom-dan-tindak-oot-ilegal-rp398-miliar

Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia. (2026b). BPOM perketat pengawasan Obat-Obat Tertentu yang sering disalahgunakan. https://www.pom.go.id/siaran-pers/bpom-perketat-pengawasan-obat-obat-tertentu-yang-sering-disalahgunakan

Danduru, D., & Zamli, Z. (2025). Penyuluhan pengelolaan obat di rumah tangga melalui DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan, dan Buang) obat dengan baik dan benar. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 3(6), 2697–2704. https://doi.org/10.59837/jpmba.v3i6.2802

Irawan, B., Handayani, N., & Qurrotaini, L. (2024). Edukasi mitigasi bencana kebakaran di Sekolah Dasar Islam Plus Baitul Maal. PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat, 9(2), 272–278. https://doi.org/10.33084/pengabdianmu.v9i2.5933

Maulina, N., Hakim, A., Fitriyani, F., & Ma’arif, B. (2023). Sosialisasi dan edukasi DAGUSIBU pada kelompok ibu rumah tangga di Kecamatan Dau. Jurnal Pengabdian Pendidikan Masyarakat (JPPM), 4(1), 47–51. https://doi.org/10.52060/jppm.v4i1.1056

Melati, N. P., & Putri, E. C. (2025). Quasi-experimental study on the level of knowledge of fire emergency response to health workers at Tanah Abang Community Health Center 2023. Formosa Journal of Science and Technology, 4(3), 957–972. https://doi.org/10.55927/fjst.v4i3.39

Na’imah, J., Nasyanka, A. L., & Aulia, R. (2020). Monitoring pengetahuan tanya 5O dan DAGUSIBU obat yang benar pada ibu PKK RT/RW 003/003 Desa Kedanyang, Kebomas, Gresik. Academics in Action: Journal of Community Empowerment, 2(1), 12–20. https://doi.org/10.33021/aia.v2i1.1102

Nasir, N. H., Awaliyah, N., & Juliansyah, R. (2021). DAGUSIBU education (get, use, save and dispose) medicines in Puasana Village, North Moramo District, South Konawe Regency. Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat, 2(2), 40–45. https://doi.org/10.35311/jmpm.v2i2.29

Nining, N., & Yeni, Y. (2019). Edukasi dan sosialisasi gerakan masyarakat cerdas menggunakan obat (Gema Cermat). Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (Indonesian Journal of Community Engagement), 5(1), 36–48. https://doi.org/10.22146/jpkm.32434

Octavia, D. R., Susanti, I., & Negara, S. B. M. K. (2020). Peningkatan pengetahuan masyarakat tentang penggunaan dan pengelolaan obat yang rasional melalui penyuluhan DAGUSIBU. GEMASSIKA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(1), 23–39. https://doi.org/10.30787/gemassika.v4i1.401

Puspaningtyas, N. W., Dewi, R., & Imanadhia, A. (2022). Gigitan ular: Manajemen terkini. Journal of the Indonesian Medical Association, 72(2), 97–104. https://doi.org/10.47830/jinma-vol.72.2-2022-386

Puspodari, Himawanto, W., Junaidi, S., Atrup, Sukmana, A. A., Lusianti, S., & Kurniawan, R. Q. (2024). Edukasi pertolongan pertama kegawatdaruratan pada gigitan ular. Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan dan Sains, 2(1), 57–62. https://doi.org/10.29407/abhipraya.v2i1.24299

Rachmania, D., & Ludyanti, L. N. (2022). Peningkatan kemampuan masyarakat dalam pertolongan pertama gigitan ular. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bestari, 1(7), 641–650. https://doi.org/10.55927/jpmb.v1i7.1607

Rosyadi, A. (2026). Cerdas kelola obat: Edukasi DAGUSIBU bagi penunggu obat di rumah sakit. BESIRU: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(2), 264–270. https://doi.org/10.62335/besiru.v3i2.2377

Sambara, J., Yuliani, N. N., & Bureni, Y. (2014). Tingkat pengetahuan dan pemahaman masyarakat tentang penggunaan obat yang benar di Kota Kupang tahun 2014. Jurnal Info Kesehatan, 12(1), 601–613.

Sari, M. P., Barlian, A. A., Muldiyana, T., & Ulfa, R. M. (2025). Upaya edukasi kesehatan dalam meningkatkan pengetahuan penggunaan obat yang benar dan aman pada siswa SMA untuk mencegah risiko penggunaan obat yang salah. Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M), 6(3), 912–924. https://doi.org/10.33474/jp2m.v6i3.23951

Supardi, S., Notosiswoyo, M., & Sampurno, O. D. (2012). Kajian peraturan perundang-undangan tentang pemberian informasi obat dan obat tradisional di Indonesia. Jurnal Kefarmasian Indonesia, 2(1), 20–27.

Trifianingsih, D. A. (2022). Kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana kebakaran di Kota Banjarmasin. Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI), 7(1), 1–10. https://doi.org/10.51143/jksi.v7i1.301

Yanti, S. I., Rohenti, I. R., Okzelia, S. D., & Shoaliha, M. (2024). Edukasi dapatkan, gunakan, simpan dan buang (DAGUSIBU) obat pada masyarakat secara home pharmacy care. Idea Pengabdian Masyarakat, 4(2), 150–156. https://doi.org/10.53690/ipm.v4i02.284

Yosmar, R., Permatasari, D., & Fitria, N. (2023). Edukasi DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan, dan Buang) obat untuk masyarakat Karang Taruna, Jorong Malana Ponco, Tanah Datar. Warta Pengabdian Andalas, 30(3), 545–553. https://doi.org/10.25077/jwa.30.3.545-553.2023

Downloads

Published

2026-09-30

How to Cite

Gita Sabrina Aulia, Indira Pipit Miranti, Zaenudin Zaenudin, Asni Nur Hidayah, Putri Dwi Utami, Fatichatul Hidayah, … Alifah Itsna Nuraini. (2026). Cerdas Obat Sigap Darurat: Penggunaan Obat Rasional dan Kesiapsiagaan Kedaruratan di Desa Karangkemiri. Svarga Pena : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(3), 55–64. https://doi.org/10.62951/svargapena.v3i3.230